Menggapai Impian di Negeri Para Nabi: Empat Santri Ponpes Darul Falah Enrekang Lulus ke Universitas Al-Azhar Kairo

ENREKANG – Pondok Pesantren Modern (PPM) Darul Falah Enrekang kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Tahun ini, empat santri terbaiknya dinyatakan lulus dan siap melanjutkan studi ke salah satu universitas Islam tertua dan paling prestisius di dunia, Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Keempat santri berprestasi tersebut adalah Muh. Rakha Rasendrya (Kelas XII 1 SMA, asal Lura), Muh. Arqaam Rafi (Kelas XII 1 SMA, asal Masalle), Muh. Fuad A. Rahman (Kelas XII 2 SMA, asal Toraja), dan Muh. Syahrir (Kelas XII 2 SMA, asal Bungin).

Mereka berempat dipastikan berangkat ke Negeri Para Nabi setelah dinyatakan lolos melalui jalur seleksi ketat Markaz Al-Azhar Indonesia (MAI).

Hasil dari Program Tahfidz Khusus

Keberhasilan ini terasa kian istimewa. Dua dari empat santri tersebut, yakni Muh. Rakha Rasendrya dan Muh. Syahrir, bukan sekadar lulus ujian akademik, melainkan juga merupakan alumni Program Tahfidz Khusus yang ada di pesantren. Keduanya telah menggenapkan hafalan Al-Qur’an mereka hingga 30 juz.

Saat ditemui media, pancaran kebahagiaan dan rasa haru tidak bisa disembunyikan dari wajah Muh. Rakha Rasendrya. Bagi Rakha, bisa menginjakkan kaki di Al-Azhar adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur sekali bisa lulus di kampus impian saya selama ini. Ini semua berkat doa orang tua dan bimbingan dari para ustaz di pondok,” ungkap Rakha penuh haru.

Melanjutkan Tradisi Estetika Ilmu

Kelulusan quartet santri ini memperpanjang daftar panjang alumni PPM Darul Falah Enrekang yang berkiprah di Timur Tengah. Kehadiran mereka akan menambah deretan senior yang telah lebih dulu menimba ilmu dan mengukir prestasi di Kairo pada tahun-tahun sebelumnya.

Pihak pesantren berharap, kabar baik ini tidak berhenti sebagai euforia sesaat, melainkan menjadi energi positif yang menular.

“Semoga keberhasilan kakak-kakak kelas mereka ini menjadi pemantik semangat bagi adik-adik kelas yang saat ini masih berjuang, agar kian giat dan tekun belajar di pondok pesantren,” harap salah satu Ustadz/Pembina di pondok.

Kini, persiapan demi persiapan tengah dilakukan oleh keempat santri sebelum bertolak ke Mesir. Dari Bumi Massenrempulu, mereka siap membawa nama baik daerah, bangsa, dan almamater untuk mereguk samudera ilmu di kota seribu menara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *